Cara Mudah Menghancurkan Hidup Anak [reverse.psychology.alert]

Berikut adalah beberapa metode yang dapat Anda gunakan jika memang Anda benar-benar ber-‘azzam untuk menghancurkan masa depan keturunan Anda. Barangkali Anda memang tipe orang yang gemar mencoba-coba atau melakukan suatu hal tanpa alasan sama sekali, tapi itu bukan urusan saya. Ikutilah langkah-langkah dalam artikel ini dan saksikan sendiri bagaimana dunia anak-anak runtuh dengan mudahnya akibat perbuatan Anda.

Jika Anda menghendaki anak yang penurut, tidak punya inisiatif dan tidak punya keberanian, suruh dia duduk diam, ikat tangannya, lem mulutnya dengan lem besi, lalu makilah ia jika masih saja berontak. Kalau perlu (atau kalau mau), Anda bisa menampar wajahnya keras-keras.

Sebagai tambahan dari poin pertama, Anda juga bisa membentak dan memukulnya di depan orang banyak. Hal ini terbukti bisa memberi efek lebih pada setiap aksi yang diharapkan dapat menciptakan rasa malu dan keterhinaan, sebuah kombinasi terbaik untuk menciptakan generasi penurut.

Agar anak Anda benar-benar yakin bahwa dirinya adalah makhluk paling hina sedunia, banding-bandingkanlah ia dengan si juara kelas, puja-pujilah temannya itu di hadapan orang lain seraya menjelek-jelekkan dirinya. Insya Allah, anak Anda akan tumbuh menjadi manusia yang paling yakin bahwa dirinya memang hina, dan dengan sendirinya ia akan benar-benar menjadi manusia paling hina sejagat. Jika ia menangis, maka cubitlah lengannya dengan keras. Jangan lupa lengkapi pula penderitaannya dengan tatapan mata yang kasar seperti hendak membunuh. Biasanya, manusia akan melupakan rasa sakit yang kecil ketika sedang merasakan sakit yang lebih besar. Cubitan tadi (yang kemungkinan akan berbekas itu) diharapkan bisa mengalihkan perhatiannya dari apa pun yang membuatnya menangis. Dengan cara ini, kita mendorong anak agar merasa takut bahkan untuk menangis sekalipun.

Cara terbaik untuk mengajari anak-anak untuk menghargai orang tuanya adalah dengan menunjukkan bahwa anak dan orang tua berasal dari ‘kasta’ yang berbeda. Jelaskan pada mereka bahwa mereka tidak memiliki hak secuil pun untuk membantah, karena anak-anak semacam mereka memang tidak tahu apa-apa. Kalau kunyuk-kunyuk kecil itu masih melawan, Anda selalu bisa menggunakan tangan Anda untuk menunjukkan siapa sebenarnya yang memiliki otoritas di rumah.

Jika Anda menghendaki anak-anak Anda untuk tumbuh menjadi orang-orang bertubuh lemah, maka jangan biarkan mereka berlari-lari atau main di luar rumah, apalagi di tempat-tempat yang kotor. Fakta membuktikan bahwa berlari-lari bisa membuat tubuh menjadi sehat dan sesekali berkotor-kotor ria di luar rumah bisa meningkatkan antibodi anak. Anda tidak menginginkan hal itu, bukan?

Kalau anak sudah mulai cerewet dan bertanya-tanya, temukanlah suatu cara – cara apa pun – untuk membungkam mereka. Tentu saja pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan terlalu konyol untuk dijawab. Karena itu, jangan buang waktu untuk menjawab, bahkan Anda tidak perlu memikirkan jawabannya. Tapi Anda perlu ingat bahwa kebanyakan anak akan segera diam jika dibentak, namun ada juga yang perlu dicubit atau ditempeleng.

Karena menjadi pintar itu adalah sebuah keharusan, maka berlakukanlah disiplin ala peserta olimpiade di rumah. Sepulang sekolah, sehabis istirahat sejenak, segera suruh mereka belajar lagi hingga sore hari. Setelah makan malam, jangan biarkan mereka bebas. Suruhlah mereka belajar dan belajar lagi. Buatlah mereka sedemikian sibuknya sampai mereka tertidur di meja belajar. Jangan biarkan mereka bermain, karena hal semacam itu hanya buang-buang waktu saja. Jangan pula biarkan mereka bergaul dengan anak-anak lain, karena antisosial adalah sikap terbaik yang bisa membuat mereka diam di rumah dan belajar terus sampai habis tenaganya.

Jika Anda sedang mengalami sebuah hari yang amat berat, misalnya karena kesalahan teknis di kantor, banyak hutang, bertengkar dengan istri, atau dijepit oleh berbagai macam kebutuhan, maka ketahuilah bahwa Tuhan memberi Anda anak untuk dijadikan sasaran pelampiasan. Puaskanlah nafsu Anda dengan menyakiti mereka, karena toh mereka tidak akan mampu membalas Anda dengan kekuatan yang setimpal. Lampiaskanlah, mumpung mereka masih belum cukup besar untuk membalas perlakuan Anda.

Cara terbaik untuk menyampaikan pesan kejengkelan Anda pada anak adalah dengan tidak mempedulikannya. Jika ia datang untuk menunjukkan gambar yang baru saja dibuatnya tadi siang di sekolah, maka acuhkanlah. Televisi dapat menyediakan hiburan yang lebih baik buat Anda. Demikian pula jika ia hendak mengoceh panjang lebar tentang hari yang dihabiskannya di sekolah, maka Anda tidak perlu menatap wajahnya sama sekali, kemudian bersikaplah seolah-olah ia adalah seonggok kotoran di pinggir jalan. Tunjukkanlah bahwa Anda tidak punya waktu dan tidak sudi untuk mendengarkan kalimat-kalimatnya yang masih belum terstruktur dengan baik. Buktikanlah bahwa Anda memang benar-benar tidak mempedulikan keberadaannya. Buatlah ia berpikir bahwa ia memang tidak diinginkan untuk hadir di dunia ini!

Ya Tuhan, kenapa saya menangis ketika menuliskan semua ini?

Dikutip dari http://akmal.multiply.com/journal/item/252

One thought on “Cara Mudah Menghancurkan Hidup Anak [reverse.psychology.alert]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s