Tentang Vertigo

A. Pengertian Vertigo
Perkataan vertigo berasal dari bahasa Yunani vertere yang artinya memutar. Pengertian vertigo adalah : sensasi gerakan atau rasa gerak dari tubuh atau lingkungan sekitarnya, dapat disertai gejala lain, terutama dari jaringan otonomik akibat gangguan alat keseimbangan tubuh. Vertigo mungkin bukan hanya terdiri dari satu gejala pusing saja,melainkan kumpulan gejala atau sindrom yang terdiri dari gejala somatik(nistagmus, unstable), otonomik (pucat, peluh dingin, mual, muntah) dan pusing.
Semua orang pasti pernah mengeluh pusing atau sakit kepala. Namun lain ceritanya kalau Anda mengalami pusing sampai terasa berputar-putar, bisa jadi Anda terkena vertigo. “Vertigo adalah gangguan keseimbangan disertai gejala pusing yang khas, berputar-putar,” kata Erin Destrini, Dokter Umum dari Klinik Jakarta Medical Center (JMC).
Gejala lain yang menyertai pusing berputar ini adalah pandangan kabur, mual dan muntah, berkeringat dingin, denyut nadi cepat, berdebar-debar, serta telinga terasa penuh dan berdenging.
Selain itu, kelelahan yang sangat pada mata juga bisa menimbulkan vertigo. Kelelahan mata bisa terjadi ketika mata dipaksa terus bekerja, kurang tidur, atau seharian menatap layar komputer. “Kebiasaan membaca sambil tiduran atau menonton sambil tiduran juga bisa mengundang vertigo,” kata Erin.
Vertigo juga bisa timbul karena keadaan lingkungan, seperti mabuk darat atau mabuk laut. Orang yang mengalami kurang tidur dalam waktu tertentu juga bisa terserang vertigo. Biasanya, vertigo ringan ini bisa hilang jika menghentikan kegiatan tersebut. Misalnya, dengan cara tidur yang cukup atau menghindari perjalanan darat mau pun laut.
Erin menjelaskan, penderita vertigo umumnya tidak bisa berdiri tegak ketika terserang vertigo. Untuk meredakan pusing, penderita biasanya berbaring dan menutup mata. Parahnya, terkadang tutup matapun, penderita tetap merasa berputar-putar.
Frekuensi vertigo yang dialami setiap orang berbeda-beda. Ada yang mengalami vertigo beberapa saat saja. Ada pula yang merasakan selama berjam-jam. Bahkan, ada pula vertigo yang berlangsung sampai seminggu.
Serangan vertigo ringan umumnya bisa dihilangkan dengan beristirahat sejenak. Vertigo menjadi berbahaya jika gejalanya parah. Karena menghilangkan keseimbangan, vertigo berat dapat melumpuhkan penderitanya sehingga terjatuh.
“Bagi penderita lanjut usia (lansia), vertigo bisa menyebabkan komplikasi serius pada tubuh,” kata Suhanto Kasmali, Dokter Umum di Rumah Sakit Mediros, Jakarta Timur.
Secara psikologis, vertigo juga membuat penderitanya mengalami depresi. Untuk menghilangkan vertigo, penderita biasanya mengkonsumsi obat anti vertigo yang dijual bebas di pasaran. Namun, para ahli medis sebenarnya tidak merekomendasikan cara ini. Karena obat tersebut hanya menghilangkan gejala, bukan membasmi penyebab vertigo.
Menurut Erin, gejala vertigo ringan bisa diatasi dengan mengkonsumsi obat antivertigo. Namun, dalam waktu tertentu, vertigo masih bisa datang kembali alias kambuh. Jadi sekali lagi, tandas Erin, obat itu hanya menghilangkan rasa sakit bukan menyembuhkan vertigo.
Ada dua jenis penyebab vertigo, yaitu
Vertigo Sentral; Vertigo sentral mengacu pada otak
dan Vertigo Periferi. Sedangkan periferi terjadi di luar otak, seperti pada telinga dan mata.
Untuk mengetahui dengan pasti, penderita harus mengunjungi dokter spesialis neurologi dan diperiksa dengan Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk mendapat gambaran pembuluh darah. Untuk mencari tahu penyebab vertigo, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter. Vertigo bisa menunjukkan adanya penyakit serius pada tubuh sehingga terjadi gangguan keseimbangan. “Jadi gejala vertigo ini tidak boleh dianggap enteng,”

Penyebab Vertigo
Tubuh merasakan posisi dan mengendalikan keseimbangan melalui organ keseimbangan yang terdapat di telinga bagian dalam. Organ ini memiliki saraf yang berhubungan dengan area tertentu di otak. Vertigo bisa disebabkan oleh kelainan di dalam telinga, di dalam saraf yang menghubungkan telingan dengan otak dan di dalam otaknya sendiri. Vertigo juga bisa berhubungan dengan kelainan penglihatan atau perubahan tekanan darah yang terjadi secara tiba-tiba.
Penyebab umum dari vertigo:
Keadaan lingkungan; Motion sickness (mabuk darat, mabuk laut)
Obat-obatan; Alkohol, Gentamisin
Kelainan sirkulasi; Transient ischemic attack (gangguan fungsi otak sementara karena berkurangnya aliran darah ke salah satu bagian otak) pada arteri vertebral dan arteri basiler
Kelainan di teling; Endapan kalsium pada salah satu kanalis semisirkularis di dalam telinga bagian dalam (menyebabkan benign paroxysmal positional vertigo); Infeksi telinga bagian dalam karena bakteri; Herpes zoster; Labirintitis (infeksi labirin di dalam telinga); Peradangan saraf vestibuler; Penyakit Meniere
Kelainan neurologis; Sklerosis multipel; Patah tulang tengkorak yang disertai cedera pada labirin, persarafannya atau keduanya; Tumor otak; Tumor yang menekan saraf vestibularis.

GEJALA
Penderita merasa seolah-olah dirinya bergerak atau berputar; atau penderita merasakan seolah-olah benda di sekitarnya bergerak atau berputar.

DIAGNOSA
Sebelum memulai pengobatan, harus ditentukan sifat dan penyebab dari vertigo. Gerakan mata yang abnormal menunjukkan adanya kelainan fungsi di telinga bagian dalam atau saraf yang menghubungkannya dengan otak. Nistagmus adalah gerakan mata yang cepat dari kiri ke kanan atau dari atas ke bawah. Arah dari gerakan tersebut bisa membantu dalam menegakkan diagnosa. Nistagmus bisa dirangsang dengan menggerakkan kepala penderita secara tiba-tiba atau dengan meneteskan air dingin ke dalam telinga.
Untuk menguji keseimbangan, penderita diminta berdiri dan kemudian berjalan dalam satu garis lurus, awalnya dengan mata terbuka, kemudian dengan mata tertutup. Tes pendengaran seringkali bisa menentukan adanya kelainan telinga yang mempengaruhi keseimbangan dan pendengaran. Pemeriksaan lainnya adalah CT scan atau MRI kepala, yang bisa menunjukkan kelainan tulang atau tumor yang menekan saraf. Jika diduga suatu infeksi, bisa diambil contoh cairan dari telinga atau sinus atau dari tulang belakang. Jika diduga terdapat penurunan aliran darah ke otak, maka dilakukan pemeriksaan angiogram, untuk melihat adanya sumbatan pada pembuluh darah yang menuju ke otak.

Sumber : http://obatalami.almirarafa.com/tag/vertigo-dan-cara-mengatasi-nya/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s